Aku Disini

Senin, 03 September 2012

Aku Semakin Mengerti


Aku semakin mengerti bahwa inilah hidup yang sebenarnya. Allah dengan waktu yang digulirkan mengajariku menghargai diri, tetap berpegang teguh kepada agama dan yang pasti tidak berputus asa terhadap rahmat-Nya. Kalau kondisi terpuruk, biasanya aku lebih sering down gairah hidup, semakin menganggap diri tak ada artinya dan yang pasti aku tak optimis lagi mendapat kasih sayang-Nya. Karena aku pikir, kenapa kejadian ini terjadi begitu sering kepadaku?. Sedang Allah Mengetahui untuk itu. Satu sisi aku semakin berputus asa terhadap rahmat Allah, di sisi lain aku salahkan diri ini, aku ratapi, kenapa tak jua berubah diri ini?. Diri ini begitu lemah untuk perubahan. Hanya ada keinginan yang menggebu tapi ketika diminta untuk bertindak demi perubahan itu aku seakan lelah sendiri. Ketika itu jadilah aku seorang yang hampa tiba-tiba, tak merasakan apa-apa kecuali kegundahan. Dalam posisi puncak bisa tumpahlah air mata ini.

Aku bertanya, inikah aku?. Akankah aku temukan jua dalam pribadi remaja sepertiku?. Jejalan pertanyaan demi pertanyaan, kegelisahan yang seakan tak berujung, kehampaan, kebingungan, idelisme hidup yang berujung penerimaan atau bahkan persoalan dengan Tuhan, dan kelelahan yang tiada mengikuti langkah demi langkah. Seperti inikah yang lain?. Atau hanya diriku yang mengalami?. Aku sampai saat ini masih terus mencari dimanakah letak hubungan kondisi diri ini dengan kebijakan Tuhan-yang senantiasa aku cari, apa maunya Allah berikan ini semua untukku?. Aku berpikir keras mencari tahu dimanakah letak hikmah dan manfaatnya. Walau terkadang dalam proses itu aku semakin lelah karena aktivitas berpikirku semakin bertambah. Ditambah lagi berpikir persoalan hidup yang lain di luar itu. Semakin bertambah lelah lah diri ini. Yang menyakitkan ketika dalam proses pencarian itu aku temukan diri ini lemah sehingga ada bayang-bayang ketidak bisaan diri ini untuk kembali meraih mimpi-mimpi dan beraktivitas apapun itu yang berujujng pada kebahagiaan diri.

Surabaya, 26 Agustus 2011

Tidak ada komentar:

Pengikut